Di era berteknologi auto, membuat semangat juang pemuda mengendur. Alih alih
orang tua yang berkecukupan membuat sebagian pemuda tidak mampu memberikan hal
yang positif untuk dimasa depan mereka dan bangsa. Sumpah pemuda kini tinggal
kenangan yang pada tanggal 28 Oktober selalu di elu - elukan oleh seluruh
pemuda bangsa. Tak ayal membuat para pemuda yang masih memiliki hati untuk
membangun bangsa ini. Setiap manusia pastinya menginginkan untuk memiliki taraf
hidup yang layak. Namun kenyataannya adalah mereka harus berperang dengan dunia
yang keras dimana minimnya lapangan pekerjaan dan banyak nya persaingan demi 1
tempat yang ber – AC. Tidak banyak pula anak yang harus nya mengenyam
pendidikan di bangku sekolah atas bahkan sekolah menengah harus membiarkan
keringat mereka membasahi tubuh demi sesuap nasi putih.
Namun di masa yang sekarang masih
ada butiran mutiara yang mau memperjuangkan nasib para pengangguran yang selalu
haus dengan pekerjaan. Berawal dari hobi dan selalu di tekuni bisa menjadikan
lahan bisnis seperti yang di paparkan oleh seniman dari kota jogja ini. “sulap
bagi saya adalah sebuah panggilan jiwa jadi tidak hanya sekedar untuk hobi”
saat ditemui di ruko kecil di bilangan candi gebang. Selain itu banyak yang
masih menganggap bahwa pemuda masih terlalu dini untuk memulai usaha mandiri. Namun
tidak bagi JACK SPARROW karena bagi dia “sebaik baik nya manusia adalah mereka
yang bermanfaat bagi manusia lainnya “ tutupnya.
Jadi, bukan saat nya Indonesia di
dominasi kaum bapak – bapak. Para intelek muda juga berhak untuk menyejajarkan
dirinya di ranah yang lebih tinggi. Karena di tunjang jalan pikiran masih fresh
giliran Generasi muda yang berkarya.
Achmad danu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar