Sabtu, 04 Mei 2013

Generasi Muda yang Bekarya



       Di era berteknologi auto, membuat  semangat juang pemuda mengendur. Alih alih orang tua yang berkecukupan membuat sebagian pemuda tidak mampu memberikan hal yang positif untuk dimasa depan mereka dan bangsa. Sumpah pemuda kini tinggal kenangan yang pada tanggal 28 Oktober selalu di elu - elukan oleh seluruh pemuda bangsa. Tak ayal membuat para pemuda yang masih memiliki hati untuk membangun bangsa ini. Setiap manusia pastinya menginginkan untuk memiliki taraf hidup yang layak. Namun kenyataannya adalah mereka harus berperang dengan dunia yang keras dimana minimnya lapangan pekerjaan dan banyak nya persaingan demi 1 tempat yang ber – AC. Tidak banyak pula anak yang harus nya mengenyam pendidikan di bangku sekolah atas bahkan sekolah menengah harus membiarkan keringat mereka membasahi tubuh demi sesuap nasi putih.

      Namun di masa yang sekarang masih ada butiran mutiara yang mau memperjuangkan nasib para pengangguran yang selalu haus dengan pekerjaan. Berawal dari hobi dan selalu di tekuni bisa menjadikan lahan bisnis seperti yang di paparkan oleh seniman dari kota jogja ini. “sulap bagi saya adalah sebuah panggilan jiwa jadi tidak hanya sekedar untuk hobi” saat ditemui di ruko kecil di bilangan candi gebang. Selain itu banyak yang masih menganggap bahwa pemuda masih terlalu dini untuk memulai usaha mandiri. Namun tidak bagi JACK SPARROW karena bagi dia “sebaik baik nya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia lainnya “ tutupnya.
Jadi, bukan saat nya Indonesia di dominasi kaum bapak – bapak. Para intelek muda juga berhak untuk menyejajarkan dirinya di ranah yang lebih tinggi. Karena di tunjang jalan pikiran masih fresh giliran Generasi muda yang berkarya.

Achmad danu